Ubi
Telah mati...
Sebuah kiasan
sinting yang memang benar terjadi di negeri kita yang katanya agraris, memang
benar semua yang ditanam di negeriku tercinta ini akan tumbuh subur... iya
benar, termasuk para koruptor. Mereka tumbuh subur di negeriku ini. Memang alangkah
lucunya negeriku ini.. namun, entah mengapa ada sejuta surga di dalam negeri
yang dihuni oleh kaum- kaum yang ya bisa
dikatakan tidak mengetahui kalau indonesia adalah surgfa, mungkin yang
mereka tahu hanyalah uang.
Keaneka
ragaman suku, budaya, adat istiadat, kesenian, agama, dan kendahan alam yang
tak ternilai serta keberagaman menu makanan atau kuliner memang adalah daya
tarik wisata tersendiri di negeri ku ini, memang indonesia adalah secuil surga
yang indah tepat di belahan khatulistiwa, kuliner- kuliner khas nusantara yang
terdiri dari berbagai macam rempah- rempah membuat negara ini sangat istimewah,
memang tujuan utama belanda datang ke indonesia adalah untuk merampas kekayaan
indoesia yaitu rempah- rempahnya.
Mungkin
telingan kalian sudah tak asing lagi dengan, ubi, atau berbagai makanan khas
indonesia pengganti beras. Seperti jagung, sagu dan gaplek lama kelamaan
makanan ini memudar meninggalkan kenangan dan mungkin kelak anak cucu kita tak
dapat menikamati makanan yang sangat lezat dan kaya akan karbohidrat dan zat-
zat yang baik bagi tubuh, ya kembali lagi perilaku manusia lah yang menjadi
penyebabnya.
Manusia yang belagak elit dengan makanan- makanan luar negeri yang
tak jelas manfaatnya bagi tubuh malah lebih sering dikonsumsi, hanya untuk satu
kata GENGSI. Perilaku manusia yang cenderung konsumtif dan sok tau yang
menyebabkan makanan- makanan ini punah sering perjalanan lokal, kearirfan lokal
yang tak dapat dipertahankan bangsa sendiri.

artikel mu MANTAPPPPPPPPP
BalasHapusseppp kali mas, artikel nya bgus (y)
BalasHapusiya mas makasih
BalasHapussudah bagus kawan. harap di kembangkan lagi
BalasHapusartikel nya bagus, menjelaskan keadaan masyarakat indonesia,
BalasHapusiya mas makasih atas sarannya, sangat saya butuhkan sekali saran dari anda semuanya
BalasHapus