Selasa, 14 Oktober 2014

Ubi Telah mati...
Sebuah kiasan sinting yang memang benar terjadi di negeri kita yang katanya agraris, memang benar semua yang ditanam di negeriku tercinta ini akan tumbuh subur... iya benar, termasuk para koruptor. Mereka tumbuh subur di negeriku ini. Memang alangkah lucunya negeriku ini.. namun, entah mengapa ada sejuta surga di dalam negeri yang dihuni oleh kaum- kaum yang ya bisa  dikatakan tidak mengetahui kalau indonesia adalah surgfa, mungkin yang mereka tahu hanyalah uang.



            Keaneka ragaman suku, budaya, adat istiadat, kesenian, agama, dan kendahan alam yang tak ternilai serta keberagaman menu makanan atau kuliner memang adalah daya tarik wisata tersendiri di negeri ku ini, memang indonesia adalah secuil surga yang indah tepat di belahan khatulistiwa, kuliner- kuliner khas nusantara yang terdiri dari berbagai macam rempah- rempah membuat negara ini sangat istimewah, memang tujuan utama belanda datang ke indonesia adalah untuk merampas kekayaan indoesia yaitu rempah- rempahnya.
            Mungkin telingan kalian sudah tak asing lagi dengan, ubi, atau berbagai makanan khas indonesia pengganti beras. Seperti jagung, sagu dan gaplek lama kelamaan makanan ini memudar meninggalkan kenangan dan mungkin kelak anak cucu kita tak dapat menikamati makanan yang sangat lezat dan kaya akan karbohidrat dan zat- zat yang baik bagi tubuh, ya kembali lagi perilaku manusia lah yang menjadi penyebabnya.
            Manusia yang belagak elit dengan makanan- makanan luar negeri yang tak jelas manfaatnya bagi tubuh malah lebih sering dikonsumsi, hanya untuk satu kata GENGSI. Perilaku manusia yang cenderung konsumtif dan sok tau yang menyebabkan makanan- makanan ini punah sering perjalanan lokal, kearirfan lokal yang tak dapat dipertahankan bangsa sendiri.

            Melestarikan makanan khas memang sangat sulit seiring perkembangan jaman dan terlal banyak makanan- makanan instan dan siap saji. Sebagai masyarakat indonesia yang cinta akan keanekaragaman kuliner nusantara kita harus sama- sama melestarikan makanan khas indonesia pengganti beras, jangan pernah makan gandum selagi masih ada yang lebih baik dan lebih sehat dari gandum. Sekian

6 komentar:

  1. seppp kali mas, artikel nya bgus (y)

    BalasHapus
  2. sudah bagus kawan. harap di kembangkan lagi

    BalasHapus
  3. artikel nya bagus, menjelaskan keadaan masyarakat indonesia,

    BalasHapus
  4. iya mas makasih atas sarannya, sangat saya butuhkan sekali saran dari anda semuanya

    BalasHapus